Apa Itu Bandwidth? Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Mau tahu apa itu bandwidth? Berikut ini pengertian bandwidth, cara kerjanya, contoh, dan istilah-istilah terkait bandwidth.

Bagi Anda yang sering berselancar di dunia maya, mungkin tidak asing lagi dengan istilah bandwidth. Atau bagi anda yang berlangganan koneksi internet di rumah, biasanya saat akan melakukan kontrak pemasangan layanan, provider akan bertanya tentang kapasitas bandwidth yang akan Anda gunakan.

Lalu, apa itu bandwidth?

Berikut ini Ubixlo jelaskan pengertian, fungsi, macam-macam, dan istilah yang terkait dengan bandwidth:

Apa Itu Bandwidth?

Bandwidth adalah ukuran banyaknya data yang dapat ditransfer dalam satuan bit per detik atau biasa disebut juga dengan bit per second (bps). Bandwidth terdiri dari kata band yang artinya pita dan width yang berarti lebar. Dengan demikian bandwidth artinya adalah lebar pita.

Apabila sebuah media koneksi dalam sebuah jaringan diibaratkan sebagai pita-pita, maka bandwidth adalah ukuran lebar/besarnya pita tersebut.

Bandwidth menjadi faktor yang memengaruhi kecepatan koneksi internet selain perangkat yang Anda gunakan. Semakin besar bandwidth, maka peluang koneksi internet cepat semakin besar.

Misalnya Anda memiliki koneksi internet dengan bandwidth sebesar 30 Mbps, berarti internet Anda dapat mentransfer data sebanyak 30 juta bit setiap detiknya. Jika data yang Anda miliki sebesar 100 MB, Anda hanya perlu waktu sekitar 4 detik untuk mentransfernya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang internet, bacalah artikel kami yang berjudul apa itu internet?

Bandwidth dapat dianalogikan sebagai lebar dari sebuah jalan raya. Semakin lebar sebuah jalan raya, maka semakin banyak kendaraan yang dapat melintas dengan lancar di jalan tersebut.

Fungsi Bandwidth

Setelah kita memahami apa itu bandwidth, sekarang muncul pertanyaan: Apa itu fungsi bandwidth?
Secara umum, fungsi dari bandwidth adalah sebagai berikut:

1. Menjadi Ukuran Besarnya Jalur / Media Pengiriman Data

Bandwidth dapat digunakan sebagai tolok ukur besarnya media atau jalur pengiriman yang dimiliki oleh sebuah komputer atau sebuah jaringan tertentu.

Jika Anda ingin berlangganan layanan koneksi internet, Anda perlu mempertimbangkan bandwidth sebelum memilih suatu provider. Semakin besar bandwidth yang ditawarkan, maka kecepatan koneksi yang diberikan akan semakin baik.

2. Sarana Membagi Kemampuan Transfer Data

Supaya lebih mudah dalam memahami hal ini, kami berikan contoh bandwidth untuk wifi.

Jika wifi yang Anda miliki tidak hanya digunakan oleh satu perangkat saja, maka Anda membutuhkan bandwidth agar masing-masing perangkat tidak berebut kecepatan transfer data.

Sebagai contoh, Anda memiliki jaringan koneksi internet dengan bandwidth 100 Mbps. Lalu ada 2 perangkat yang menggunakan jaringan ini.

Anda dapat mengatur agar masing-masing perangkat mendapat bandwidth 50 Mbps sehingga secara adil mendapat kecepatan koneksi internet yang sama. Jika tidak, bisa jadi satu perangkat mendapat bandwidth lebih banyak daripada yang lain sehingga mengakibatkan yang lainnya menjadi lemot atau tidak dapat terkoneksi sama sekali.

3. Mengatur Besar Maksimal Data

Selain 2 fungsi di atas, bandwidth juga digunakan untuk mengatur ukuran maksimal data yang dapat ditransfer dalam satuan waktu tertentu.

Sebagai contoh, jika sebuah provider menyediakan bandwidth sebesar 10 GB per bulan, maka setelah 10 GB ini tercapai, Anda tidak akan lagi bisa melakukan transfer data.

Macam-Macam Bandwidth

Sudah ada gambaran seputar bandwidth? Kalau sudah, mari kita lanjutkan.

Saat ini, bandwidth dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Bandwidth Analog

Bandwidth Analog adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan tertinggi dalam suatu rentang frekuensi. Ia dapat menentukan banyaknya informasi yang bisa dikirimkan dalam waktu tertentu. Biasanya menggunakan satuan ukur Hertz (Hz).

2. Bandwidth Digital

Bandwidth Digital adalah jumlah atau volume suatu data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya gangguan. Biasanya menggunakan satuan ukur bit per detik / bit per second (bps).

Contoh Bandwidth

Jika Anda sudah membaca ulasan di atas, maka saya yakin Anda sudah memiliki contoh dari bandwidth. Ya, contoh dari bandwidth dapat Anda temukan pada saat Anda ingin berlangganan layanan internet dari suatu provider.

Selain itu, bagi Anda yang familiar dengan hosting (silakan baca artikel kami tentang apa itu hosting?), Anda juga dapat menemukan contoh bandwidth di situ. Saat ini, penyedia layanan biasanya sudah menawarkan bandwidth unlimited.

Dahulu, tidak demikian. Ada batas maksimal bandwidth yang ditawarkan. Artinya, jika penggunaan data melebihi batas maksimal yang ditentukan, website yang menggunakan hosting tersebut akan ter-suspend atau tidak dapat diakses dalam jangka waktu tertentu.

Istilah-Istilah Terkait Bandwidth

Supaya pemahaman Anda seputar bandwidth lebih lengkap, kenali juga istilah-istilah terkait bandwidth berikut ini:

1. Egress dan Ingress Bandwidth

Egress Bandwidth adalah atribut yang digunakan untuk menentukan besarnya kecepatan upload/unggah data.

Adapun Ingress Bandwidth adalah atribut yang digunakan untuk menentukan besarnya kecepatan download/unduh data.

2. Manajemen Bandwidth

Manajemen Bandwidth adalah proses menggunakan tools dan teknik tertentu untuk mengukur dan mengendalikan komunikasi yang terjadi pada jaringan untuk menghindari penggunaan bandwidth berlebih karena dapat mengakibatkan kemacetan jaringan atau performa jaringan yang buruk.

3. Unmetered Bandwidth

Unmetered Bandwidth adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan bahwa jumlah traffic dan transfer data yang tidak diukur.


Setelah membaca artikel ini, semoga pemahaman Anda seputar apa itu bandwidth menjadi lebih tercerahkan. Apabila ada pertanyaan, silakan beri komentar di bawah ya.

Tinggalkan komentar