4 Cara Mematikan Windows Defender di Windows 10

Mau tahu cara menonaktifkan anti virus bawaan Windows? Simak cara mematikan Windows Defender berikut ini.

Windows Defender adalah software antivirus default bawaan Windows. Microsoft mulai menyematkan Windows Defender secara built-in dimulai dari Windows 7 hingga Windows 10 sekarang ini. Keberadaan software antivirus ini tentu penting sekali karena berguna untuk melindungi komputer dari ancaman virus dan spyware.

Namun, tidak jarang juga Windows Defender menganggap file atau aplikasi yang sebenarnya aman sebagai ancaman atau virus sehingga akan menghapusnya secara otomatis. Hal ini sering terjadi ketika kita baru saja selesai men-download sebuah file atau akan menginstal aplikasi baru.

Pada saat akan dibuka, maka file atau aplikasi yang baru saja di-download tadi akan dihapus oleh Windows Defender dan hilang secara seketika. Apakah Anda juga pernah mengalami hal yang sama? Mengganggu sekali, bukan?

Lantas bagaimana cara mengatasinya? Solusinya adalah dengan mematikan Windows Defender itu sendiri. Setidaknya ada 4 cara mematikan Windows Defender baik secara sementara maupun permanen. Berikut Ubixlo jelaskan masing-masing cara mematikan Windows Defender di Windows 10.

  1. Melalui Windows Security
  2. Melalui Local Group Policy Editor
  3. Melalui Registry Editor
  4. Menggunakan Aplikasi Defender Control

1. Melalui Windows Security

Cara yang pertama adalah melalui Windows Security yang berada di Settings. Cara pertama ini akan mematikan Windows Defender hanya untuk sementara waktu saja. Artinya, ketika laptop di-restart maka Windows Defender akan aktif lagi secara otomatis.

Cara ini cocok bagi Anda yang akan menginstal aplikasi atau men-download file-file tertentu yang mungkin dianggap virus oleh Windows Defender.

Untuk menonaktifkan Windows Defender sementara, berikut caranya:

Langkah #1: Klik tombol Start yang berada di ujung kiri bawah layar dan cari Windows Security, lalu klik pada hasil pencarian paling atas. Kamu juga bisa mengaksesnya melalui Settings > Update & Security > Windows Security.

Langkah #2: Selanjutnya klik pada Virus & threat protection.

Langkah #3: Jendela baru Windows Security akan terbuka. Berikutnya pada bagian Virus & threat protection settings klik Manage settings.

Langkah #4: Klik toggle Real-time protection hingga berubah menjadi Off. Apabila muncul konfirmasi, klik saja tombol Yes.

Sekarang Windows Defender Anda sudah berada dalam kondisi mati atau off secara sementara. Dan Anda bisa membuka file atau aplikasi tertentu tanpa khawatir terhapus oleh Windows Defender.

Untuk menghidupkan Windows Defender kembali, ikuti lagi langkah-langkah di atas dan pada langkah ke-empat, klik toggle Real-time protection supaya berubah kembali menjadi On.

2. Melalui Local Group Policy Editor

Local Group Policy merupakan fitur Windows yang berguna untuk mengelola dan mengkonfigurasi program, pengaturan, dan sistem operasi Windows itu sendiri termasuk Windows Defender.

Dengan fitur ini, Anda dapat mematikan Windows Defender secara permanen. Jadi meskipun komputer Anda restart, Windows Defender tidak akan hidup kembali seperti pada cara sebelumnya.

Berikut caranya:

Langkah #1: Tekan kombinasi tombol Windows + R untuk membuka fungsi Run. Kemudian ketik gpedit.msc dan tekan tombol Enter pada keyboard.

Langkah #2: Jendela Local Group Policy Editor akan terbuka. Pada bilah navigasi yang ada di sebelah kiri, pergilah ke Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Defender Antivirus.

Langkah #3: Sekarang cari dan double klik pada Turn off Windows Defender Antivirus.

Langkah #4: Pilih opsi Enabled. Klik tombol Apply lalu tombol Ok.

Langkah #5: Restart Windows.

Sekarang Windows Defender Anda sudah dimatikan secara permanen. Apakah masih bisa dihidupkan kembali? Tenang saja, jawabannya bisa, kok.

Caranya sama seperti di atas, bedanya pada langkah ke-empat atau di bagian Turn off Windows Defender Antivirus, pilih opsi Not Configured.

3. Melalui Registry Editor

Mempunyai fungsi yang kurang lebih sama seperti Local Group Policy, Registry adalah database OS Windows yang juga berfungsi mengelola beberapa pengaturan sistem, tidak terkecuali Windows Defender.

Berikut cara mematikan Windows Defender permanen dengan Registry Editor.

Langkah #1: Pertama-tama tekan kombinasi tombol keyboard Windows + R untuk membuka fungsi Run. Lalu ketik regedit dan tekan tombol Enter.

Langkah #2: Jendela Registry Editor akan terbuka. Kemudian pada bilah navigasi sebelah kiri, silakan menuju ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender.

Langkah #3: Buat file baru pada folder Windows Defender dengan cara klik kanan > New > DWORD (32-bit value).

Langkah #4: Beri nama DisableAntiSpyware dan tekan tombol Enter.

Langkah #5: Sekarang double klik file DWORD (DisableAntiSpyWare) yang baru saja dibuat tadi.

Langkah #6: Akan muncul jendela baru, pada bagian Value data ubah dari angka 0 menjadi 1. Dan klik tombol OK.

Langkah #7: Terakhir, restart Windows.

Untuk mengaktifkan Windows Defender kembali, yang perlu Anda lakukan hanyalah ikuti langkah di atas lagi sampai langkah ke-enam. Dan ubah Value data file DisableAntiSpyWare kembali menjadi 0.

4. Menggunakan Aplikasi Defender Control

Apabila ketiga cara sebelumnya terlalu rumit dan kompleks bagi Anda, maka Anda patut mencoba cara terakhir ini. Pasalnya, pada cara ini kita akan menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga.

Terdapat banyak aplikasi yang dapat menonaktifkan Windows Defender secara permanen, salah satu yang paling mudah digunakan adalah Defender Control.

Berikut ini cara mematikan Windows Defender dengan aplikasi Defender Control.

  1. Pertama-tama pastikan Anda sudah men-download dan menginstal aplikasi Defender Control-nya terlebih dahulu.
  2. Kalau sudah, buka aplikasinya.
  3. Dan klik tombol Disable Windows Defender untuk mematikan Windows Defender.

Sesederhana itulah. Hanya dengan sekali klik Windows Defender sudah berhasil dinonaktifkan. Dari aplikasi Defender Control tersebut Anda juga bisa melihat keadaan Windows Defender, apakah dalam keadaan hidup atau mati.

Jika sedang hidup, maka warna gambar komputer pada Defender Control adalah hijau. Sebaliknya, jika mati maka warnanya menjadi merah. Untuk kembali menghidupkan Windows Defender, buka lagi aplikasi Defender Control dan klik tombol Enable Windows Defender.


Nah itulah 4 cara mematikan Windows Defender secara sementara dan permanen. Dengan mengetahui cara-cara di atas, Anda tidak perlu takut lagi kehilangan file atau aplikasi tertentu karena dihapus oleh Windows Defender.

Selain untuk bisa menggunakan file tertentu, apa alasan Anda menonaktifkan Windows Defender? Coba beritahu di kolom komentar, ya!

Cara Mengatasi api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is Missing

Muncul pesan error api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is missing saat membuka aplikasi di Windows? Berikut cara mengatasinya!

Selengkapnya

Cara Install (Ulang) Windows 10 dengan USB Flashdisk

Cara install ulang Windows 10 menggunakan USB flashdisk lengkap disertai dengan panduan gambar.

Selengkapnya

7 Cara Mematikan Auto Update Windows 10 dengan Mudah

Sering merasa terganggu dengan notifikasi auto update di Windows 10? Ini dia cara disable auto update di Windows 10.

Selengkapnya

Cara Aktivasi Windows 10 (Pro dan Home) Secara Permanen

Mau tahu bagaimana cara melakukan aktivasi Windows 10 (Pro atau Home) dengan lisensi original? Simak panduan lengkap berikut ini.

Selengkapnya

8 Cara Mengatasi Laptop Windows 10 yang Lemot

Sistem operasi Windows 10 di laptop kamu berjalan lambat/lemot? 8 cara di bawah ini bisa mempercepat kinerja laptop kamu.

Selengkapnya

Cara Menghilangkan Cuaca dan Berita di Taskbar Windows 10

Cara menghilangkan cuaca (fitur news and interests) yang muncul di taskbar Windows 10 setelah update dengan mudah.

Selengkapnya

Cara Download Video Twitter di Android, iPhone, dan PC

Sering menemukan video menarik di Twitter dan ingin menyimpannya? Gunakan saja cara download video Twitter lewat Android dan laptop berikut ini.

Selengkapnya

Apa itu SSD? Pengertian, Fungsi dan Perbedaannya dengan HDD

Masih bingung memilih SSD atau HDD? Berikut pembahasan lengkap tentang apa itu SSD, kelebihannya, beserta perbedaan SSD dan HDD.

Selengkapnya

Cara Registrasi Kartu SIM Baru dan Lama (Semua Operator)

Cara registrasi kartu SIM baru dan lama semua operator (Telkomsel, XL, 3, Axis, Indosat, Smartfren) supaya tidak diblokir pemerintah.

Selengkapnya

Tinggalkan komentar