8 Cara Mengatasi Laptop Windows 10 yang Lemot

Sistem operasi Windows 10 di laptop kamu berjalan lambat/lemot? 8 cara di bawah ini bisa mempercepat kinerja laptop kamu.

Saat ini, laptop seolah menjadi “kebutuhan wajib” bagi para pelajar maupun pekerja. Pasalnya, berbagai aktivitas yang dilakukan membutuhkan bantuan dan alat penunjang seperti laptop. Mulai dari membuat dan mengirimkan tugas, presentasi, dan juga membuat laporan pekerjaan.

Sehingga, banyak dari kalian yang kini melakukan berbagai aktivitas tersebut menggunakan laptop. Namun, pernahkah kalian mengalami kendala atau masalah pada laptop yang kalian miliki? 

Kendala umum yang sering terjadi adalah kinerja laptop yang menurun. Hal tersebut dapat ditandai dengan laptop menjadi lemot atau laptop menjadi cepat panas. Tentunya, jika hal tersebut terjadi pada kalian, maka berbagai aktivitas pekerjaan pun akan tersendat.

Untuk mengatasi laptop yang lemot, kalian tak perlu panik atau terburu-buru membawanya ke tempat servis. Kenali beberapa penyebab dari masalah tersebut, sehingga kalian akan menemukan solusi yang tepat. 

Laptop lemot dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  1. Kapasitas memori yang penuh, baik hardisk maupun akses memori (RAM)
  2. Serangan virus
  3. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan atau diinstal
  4. Laptop yang kalian miliki sudah ketinggalan zaman, sehingga tidak memenuhi spesifikasi minimal untuk menjalankan aplikasi/software terkini

Nah, jika kalian menemukan berbagai penyebab tersebut, kalian dapat mengatasi laptop yang lemot dengan beberapa cara yang Ubixlo rangkum berikut ini:

  1. Audit Aplikasi
  2. Uninstall Aplikasi
  3. Gunakan Antivirus
  4. Gunakan Defragment Tools
  5. Pasang SSD
  6. Tambah Kapasitas RAM
  7. Gunakan Cooling Pad
  8. Instal Ulang Sistem Operasi

1. Audit Aplikasi

Cara pertama untuk mengatasi laptop yang lemot adalah dengan melakukan audit atau pengecekan terhadap berbagai aplikasi yang ada. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui berapa banyak dan berapa besar aplikasi yang telah kita instal di laptop.

Selain itu, kita juga perlu mengetahui aplikasi apa saja yang berjalan di balik layar tanpa sepengetahuan kita. Pasalnya, beberapa aplikasi yang berjalan tersebut terkadang membebani memori dengan cukup besar, sehingga berdampak pada laptop yang menjadi lambat.

Salah satu contohnya adalah update Windows 10 yang bisa berjalan otomatis (tanpa sepengetahuan kalian) pada saat laptop tersambung dengan WiFi. Dalam kasus ini, kalian bisa mematikan update tersebut sesuai dengan keinginan kalian. Cara mematikan update otomatis di Windows 10 pun terbilang cukup mudah untuk dilakukan.

Nah, apabila laptop kalian menggunakan sistem operasi Windows 10, untuk melakukan audit aplikasi kalian bisa mengikuti beberapa langkah di bawah ini:

Langkah #1: Buka Task Manager

Pada tahapan ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi apa saja yang sedang berjalan di laptop kita. Dengan demikian, kita bisa mengukur kemampuan dari prosesor yang kita miliki.

Di sini kita akan ditunjukan berapa besaran memori (RAM) yang telah digunakan, berikut juga dengan kapasitas prosesor (CPU). Apabila resource RAM yang digunakan cukup tinggi, hal tersebut bisa menjadi salah satu “biang” laptop menjadi lemot.

Langkah #2: Cari aplikasi yang “memakan” resource besar

Untuk mengurangi aktivitas penggunaan RAM dan CPU, kalian perlu menemukan aplikasi yang menggunakan kedua resource tersebut dengan cukup tinggi. Apabila sudah ketemu, kalian bisa menutupnya secara paksa dengan klik “End Task”.

Dengan begitu, kapasitas yang digunakan pada RAM dan CPU akan berkurang, sehingga kinerja laptop akan menjadi cukup ringan.

Langkah #3: Temukan aplikasi yang berjalan di belakang layar

Task Manager juga dapat memberitahu kepada kita bahwa ada beberapa aplikasi yang berjalan di belakang layar. Ini juga dapat menjadi salah satu “biang” penggunaan memori yang tinggi, sehingga laptop pun menjadi lambat. 

Masih di Task Manager, lihat pada bagian “Background processes”, pada bagian ini terdapat sejumlah aplikasi yang berjalan di belakang layar tanpa sepengetahuan kita. 

Cari dan temukan aplikasi yang “memakan” resource besar, apabila ada aplikasi yang mencurigakan atau dirasa tidak perlu. Kalian bisa mematikannya dengan klik “End Task

Selain audit aplikasi ini, cara mengatasi laptop lemot juga dapat dilakukan dengan melakukan uninstall aplikasi. Apabila aplikasi tersebut tidak terlalu berguna atau tidak digunakan lagi. 

2. Uninstall Aplikasi

Seperti kita ketahui bersama, bahwa aplikasi atau software pada laptop membutuhkan kapasitas memori dengan jumlah tertentu. Namun, apakah semua aplikasi yang ada di laptop kalian digunakan sepenuhnya? Barangkali ada satu atau dua aplikasi yang kiranya sudah tidak dibutuhkan lagi.

Dengan begitu, kalian perlu menghapus atau meng-uninstall aplikasi tersebut agar kapasitas memori menjadi sedikit berkurang. 

Terlebih lagi, aplikasi atau software tersebut terpasang di Drive C, dimana Drive ini digunakan sebagai “wadah” dari sistem operasi yang kalian gunakan.

Berikut ini langkah-langkah cara menghapus aplikasi di laptop:

Langkah #1: Buka menu Settings kemudian pilih menu Apps.

Langkah #2: Setelah jendela konfigurasi Apps sudah terbuka, selanjutnya pilih pada tab menu “Apps & Features”. 

Langkah #3: Lihat pada bagian jendela sebelah kanan, pada bagian ini kalian akan melihat semua aplikasi yang telah terpasang di laptop kalian. Untuk melihat detailnya, kalian bisa scroll ke bawah, bisa juga kalian sortir berdasarkan urutan nama atau ukuran.

Dengan demikian, kalian bisa melihat berbagai aplikasi tersebut sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Apabila tidak, kalian bisa meng-uninstall aplikasi tersebut.

Langkah #4: Untuk meng-uninstall aplikasi yang kalian ingin, klik pada aplikasi tersebut lalu akan muncul tombol “Modify” dan “Uninstall”. Disini kalian pilih “Uninstall”.

Langkah #5: Ikuti petunjuk dan urutan uninstall dari aplikasi yang kalian pilih (sama seperti saat kalian melakukan instalasi aplikasi tersebut)

3. Gunakan Antivirus

Selain pengaruh dari aplikasi, laptop yang lemot juga dapat disebabkan oleh serangan virus. Virus ini adalah sebuah program yang dapat berjalan dan menggandakan dirinya sendiri di dalam sebuah komputer/laptop.

Akibatnya pengguna/user akan merasa terganggu dengan berbagai “tingkahnya”. Dan salah satu dampak/akibat yang sering terjadi adalah laptop menjadi lemot dan bahkan sistem operasi tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Untuk mencegah maupun mengatasi serangan virus tersebut, kalian bisa menginstal antivirus. Di versi Windows 8 maupun Windows 10, sebenarnya telah dilengkapi dengan Windows Defender/Windows Security.

Antivirus bawaan Windows inipun sebenarnya sudah cukup untuk melindungi laptop kalian, namun apabila kalian menghendaki antivirus lain, tidak ada salahnya untuk dipasang. Pasalnya, Windows Defender ini dapat terintegrasi dengan antivirus lain yang terpasang di laptop kalian.

4. Gunakan Defragment Tools

Defragment Tools adalah sebuah fitur dan fasilitas yang telah disediakan Windows untuk melakukan analisis dan optimasi pada harddisk. Ya, untuk menggunakan fitur ini, kalian tak perlu melakukan instalasi aplikasi tambahan maupun yang lainnya.

Manfaat dari melakukan Defrag pada laptop kalian adalah akan tersedia banyak ruang pada hardisk milik kalian. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari Defragment Tools ini akan “mengembalikan” dan “menata ulang” berbagai file ke “tempat semula”. Tempat yang dimaksud ini bukanlah sebuah folder, melainkan sebuah lokasi yang sebenarnya dan terletak pada sektor harddisk.

Untuk menggunakan Defragment Tools, ikuti langkah-langkah berikut ini:

Langkah #1: Buka “Defragment and Optimize Drives”

Setelah tools tersebut terbuka, maka akan tampil beberapa drives yang ada pada laptop kalian. 

Langkah #2: Pada tools ini, kalian bisa memilih untuk melakukan analisa dan defrag atau optimasi. Jika kalian menghendaki untuk melakukan analisis terlebih dahulu, maka klik dan pilih tombol “Analyze”.

Namun, apabila kalian bisa langsung memilih untuk defrag/optimasi, kalian bisa klik tombol “Optimize”.

Selesai

5. Pasang SSD

Mungkin ada diantara kalian yang belum tahu apa itu SSD dan fungsinya. Atau kalian sudah mengetahuinya namun belum memasangnya.

Ya, SSD adalah singkatan dari Solid State Drive dimana secara umum memiliki fungsi yang sama dengan harddisk yaitu sebagai alat penyimpan data.

Namun perbedaannya adalah SSD memiliki sistem kerja layaknya USB Flashdisk, yakni tidak memiliki alat atau komponen yang bergerak langsung di dalamnya. Melainkan, semua data dan informasi akan disimpan di dalam sebuah chip. 

Hal tersebut yang menjadikan SSD memiliki kinerja lebih cepat dibandingkan dengan Harddisk. Dengan demikian, apabila kalian memasang SSD pada laptop, hal tersebut akan meningkatkan kinerja laptop dalam menjalankan sebuah perintah maupun aplikasi.

Salah satu contoh kecil dari laptop yang menggunakan SSD adalah saat melewati proses booting. Apabila laptop tersebut menggunakan SSD, untuk melakukan booting pun hanya membutuhkan waktu sekian detik saja. Bahkan kinerja dari SSD ini diklaim 8 kali lebih cepat dibandingkan HDD.

Namun, sebelum kalian memutuskan untuk memasang SSD, kalian harus memperhatikan beberapa hal. Mulai dari jenis dan kapasitas prosesor/CPU dan juga jenis dan kapasitas RAM. Pastikan komposisi dari ketiga komponen utama tersebut seimbang, mulai dari CPU, RAM, dan juga SSD.

6. Tambah Kapasitas RAM

Perangkat lain yang dapat menambah kinerja laptop adalah Random Access Memory (RAM). Selain memasang SSD, untuk mengatasi laptop yang lemot kalian juga dapat menambah kapasitas RAM. 

Seperti kita ketahui, bahwa fungsi RAM ini adalah sebagai media penyimpanan “sementara” saat aplikasi atau program sedang dijalankan di laptop. Tentu semakin besar kapasitas RAM pada sebuah laptop/PC, tentu kinerja laptop dalam mengeksekusi program atau aplikasi akan semakin cepat.

Namun, untuk melakukan hal ini ada beberapa hal yang perlu kalian catat. Tidak melulu ketika menambah RAM laptop yang kita miliki langsung menjadi cepat dan optimal. Bisa jadi saat kalian menambah RAM, kinerja laptop pun akan sama saja seperti di awal.

Pasalnya hal tersebut terjadi ketika, CPU/prosesor yang ada tidak seimbang dengan jumlah RAM. Bisa juga karena Hardisk atau SSD yang ada juga tidak seimbang.

Pun juga, sebelum melakukan penambahan RAM, cek terlebih dahulu jenis RAM pada laptop kalian. Jenis atau spesifikasi RAM seperti apa yang dibutuhkan oleh laptop kalian. Untuk menambah referensi, berikut ini beberapa jenis RAM yang perlu kalian ketahui:

  1. RAM DDR3
  2. RAM DDR3L
  3. RAM DDR4

7. Gunakan Cooling Pad

Jika dua perangkat sebelumnya dipasang dan diperuntukkan “bagian dalam” laptop, maka alat yang satu ini digunakan untuk “perawatan” dari luar. 

Ya, cooling pad adalah sebuah alat tambahan atau bisa disebut sebagai aksesoris untuk laptop. Aksesoris ini berfungsi untuk membantu “mendinginkan” laptop saat digunakan.

Biasanya, cooling pada digunakan sebagai “alas” layaknya meja mini untuk laptop. Dan cara kerjanya pun sangat simpel, aksesoris ini memiliki kipas yang akan berputar dan mendinginkan dari bawah saat laptop digunakan.

Sebenarnya, alat ini tidak sepenuhnya dapat mengatasi laptop yang lemot. Melainkan hanya salah satu cara untuk merawat agar laptop tidak cepat panas. Pasalnya, saat laptop menjadi panas, maka kinerjanya pun akan menurun dan menjadi lambat.

Dengan bantuan cooling pad, setidaknya akan sedikit membantu merawat laptop milik kalian.

8. Instal Ulang Sistem Operasi

Jika berbagai cara di atas sudah kalian lakukan, dan rasa-rasanya belum menyelesaikan masalah laptop yang lemot. Ada baiknya kalian mencoba cara yang terakhir ini. Ya, instal ulang Sistem Operasi.

Dalam melakukan instal ulang sistem operasi, jika kalian sudah memiliki pengalaman maka kalian bisa melakukannya dengan sendiri. Namun, apabila kalian belum memiliki pengalaman sama sekali, ada baiknya kalian didampingi oleh seorang yang ahli.

Supaya, instalasi bisa berjalan dengan lancar dan baik, pun juga data-data yang kalian miliki akan tetap ada saat setelah instal ulang dilakukan.

Nah, jika kalian ingin menggunakan Windows 10, kalian bisa membaca artikel kami sebelumnya yang berjudul cara install Windows 10 dengan flashdisk.

Dalam mengatasi laptop yang lemot dan lambat, pastikan kalian mengenali penyebab dan masalahnya terlebih dahulu. Supaya, treatment dan solusi yang dilakukan akan berjalan efektif dan sesuai.


Itulah beberapa tips dan cara mengatasi lemot lemot yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Selamat mencoba. 

7 Cara Mematikan Auto Update Windows 10 dengan Mudah

Sering merasa terganggu dengan notifikasi auto update di Windows 10? Ini dia cara disable auto update di Windows 10.

Selengkapnya

Cara Aktivasi Windows 10 (Pro dan Home) Secara Permanen

Mau tahu bagaimana cara melakukan aktivasi Windows 10 (Pro atau Home) dengan lisensi original? Simak panduan lengkap berikut ini.

Selengkapnya

Cara Mengatasi api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is Missing

Muncul pesan error api-ms-win-crt-runtime-l1-1-0.dll is missing saat membuka aplikasi di Windows? Berikut cara mengatasinya!

Selengkapnya

10 Cara Mempercepat Kinerja Laptop atau PC di Windows 10

Laptop atau PC kamu mulai terasa lambat performanya? Simak 10 cara mempercepat performa laptop Windows 10 berikut ini.

Selengkapnya

Cara Install (Ulang) Windows 10 dengan USB Flashdisk

Cara install ulang Windows 10 menggunakan USB flashdisk lengkap disertai dengan panduan gambar.

Selengkapnya

7 Cara Mudah Screenshot di Laptop Windows 10 & Macbook

Mau tahu cara screenshot / screen capture di PC dan laptop Windows 10 dengan mudah? Ikuti cara berikut ini.

Selengkapnya

Kumpulan Game PPSSPP Terbaik dan Terpopuler untuk Android

Mau bernostalgia dengan game PSP? kumpulan game berikut bisa kalian mainkan di Android menggunakan emulator PPSSPP.

Selengkapnya

4 Cara Translate File PDF Semua Bahasa dengan Mudah

Mau baca file PDF bahasa Inggris tapi nggak ngerti bahasanya? Berikut cara translate PDF berbahasa asing disertai dengan gambar.

Selengkapnya

8 Game PS3 Terbaik Sepanjang Masa (Update 2021)

Ingin nostalgia dengan game-game jadul? Mainkan saja game PS3 terbaik sepanjang masa dengan berbagai genre berikut ini.

Selengkapnya

Tinggalkan komentar