10 Cara Mengatasi Flashdisk Tidak Terbaca dan Penyebabnya

Flashdisk Anda tidak terbaca di PC/laptop? Simak 10 cara memperbaiki flashdisk yang tidak terbaca dan penyebabnya berikut ini.

Di zaman yang serba mobile sekarang ini, flashdisk sudah menjadi salah satu kebutuhan guna membantu pekerjaan sehari-hari bagi sebagian orang, misalnya bagi pekerja kantoran, pelajar, hingga mahasiswa.

Hal ini tidak mengherankan karena selain memiliki fungsi utama sebagai media penyimpan data sementara, flashdisk juga bisa difungsikan menjadi media transfer file antarkomputer atau tempat backup file-file penting.

Namun, sama seperti perangkat teknologi pada umumnya, flashdisk juga tidak selamanya bekerja dengan baik. Terkadang ada beberapa masalah atau kerusakan yang bisa menimpa flashdisk, salah satu yang paling sering ditemui adalah flashdisk tidak terbacadi. Mungkin Anda juga pernah atau bahkan sedang mengalami masalah tersebut sekarang.

Lalu, apakah ada cara untuk memperbaiki flashdisk yang tidak terbaca di laptop? Tentu saja ada! Namun, sebelum membahas solusinya, sebaiknya Anda ketahui lebih dulu penyebabnya, kenapa flashdisk tidak terbaca?

Penyebab Flashdisk Tidak Terbaca

Berikut beberapa penyebab flashdisk tidak terbaca di PC.

  • Port USB kotor
  • Konektor flashdisk kotor
  • Driver USB bermasalah
  • Sering menarik keluar flashdisk secara langsung tanpa di-eject terlebih dahulu
  • Flashdisk terserang virus atau malware
  • Flashdisk palsu atau abal-abal
  • Flashdisk memang sudah rusak

Setelah mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menjadi penyebab masalah pada flashdisk yang satu ini, Anda bisa jadi lebih hati-hati dalam merawat flashdisk Anda ke depannya.

Sekarang, mari simak 10 cara mengatasi flashdisk tidak terbaca yang Ubixlo rangkum berikut ini.

Cara Mengatasi Flashdisk yang Tidak Terbaca

  1. Bersihkan Port USB dan Konektor Flashdisk
  2. Gunakan Port USB yang Lain
  3. Cek Kondisi Flashdisk
  4. Cek dengan Fitur Scan and Repair Drive
  5. Update Driver Flashdisk
  6. Instal Ulang Flashdisk
  7. Instal Ulang Driver USB
  8. Update Windows
  9. Format Flashdisk dengan CMD
  10. Format Flashdisk dengan Disk Management

1. Bersihkan Port USB dan Konektor Flashdisk

Cara yang pertama merupakan cara yang paling mudah dan sederhana. Cobalah untuk membersihkan port USB tempat Anda memasukkan flashdisk menggunakan kuas pembersih.

Pasalnya, port USB juga bisa dipenuhi debu dan menjadi kotor. Kotoran yang menghalangi dan menutupi port USB tentu akan membuat flashdisk menjadi tidak terbaca.

Setelah membersihkan port USB, bersihkan juga konektor flashdisk. Karena mungkin saja bukan port USB-nya yang kotor, melainkan konektor flashdisk-nya.

Membersihkan konektor flashdisk bisa dilakukan dengan cara menggosok bagian lempengan kuning pada flashdisk secara perlahan menggunakan penghapus karet. Berhati-hatilah terhadap komponen bagian dalam flashdisk supaya tidak menyebabkan kerusakan lainnya.

2. Gunakan Port USB yang Lain

Apabila cara yang pertama sudah dilakukan tetapi flashdisk masih tidak terdeteksi, cobalah untuk mengganti port USB-nya. Colokkan flashdisk ke port USB lain di laptop yang sama.

Jika sudah terbaca, artinya masalah terletak pada port USB-nya, bukan di flashdisk. Karena port USB juga bisa mengalami kerusakan dan penurunan kualitas seiring dengan usia laptop.

3. Cek Kondisi Flashdisk

Selain memastikan kondisi port USB, Anda juga perlu mengetahui kondisi flashdisk Anda sendiri. Karena, apabila flashdisk sedang mengalami kerusakan, sudah dapat dipastikan flashdisk tidak akan terbaca. Untuk mengecek kondisi flashdisk yang Anda gunakan apakah masih bagus atau tidak, Anda membutuhkan flashdisk lain.

Coba colokkan flashdisk yang lain ke port USB di laptop Anda. Jika flashdisk lain tersebut terbaca, berarti permasalahnnya sudah pasti ada di flashdisk Anda, bukan port USB-nya. Sehingga sudah tentu wajar jika flashdisktidak lagi terbaca di PC.

Pengecekan kondisi flashdisk ini berguna untuk memastikan bahwa port USB yang digunakan memang masih berfungsi. Dengan begitu kita tahu bahwa masalahnya benar-benar hanya terletak di flashdisk-nya saja.

Apakah kalau begini sudah tidak ada harapan? Tenang dulu, belum tentu juga flashdisk Anda rusak total dan tidak bisa diperbaiki lagi. Silakan lanjut ke cara-cara berikutnya sampai flashdisk Anda bisa kembali dibaca oleh PC.

4. Cek dengan Fitur Scan and Repair Drive

Sebenarnya, Windows sudah dibekali dengan fitur scanning flashdisk sekaligus kemampuan untuk memperbaikinya secara otomatis. Fitur ini sering disebut sebagai Scan and repair drive.

Cara kerjanya adalah dengan memindai kerusakan sistem atau error pada flashdisk. Jika ada kerusakan yang ditemukan, maka Windows akan memperbaikinya secara otomatis.

Berikut cara mengatasi flashdisk tidak terbaca dengan Scan and repair drive.

Langkah #1: Pertama, colokkan flashdisk ke laptop.

Langkah #2: Berikutnya klik kanan logo Windows yang ada di pojok kiri bawah layar dan pilih menu Disk Management.

Langkah #3: Cari dan klik kanan pada nama flashdisk Anda. Lalu pilih Properties.

Langkah #4: Pada jendela Properties yang muncul, beralihlah ke tab Tools dan klik tombol Check. Jika muncul konfirmasi UAC, klik tombol Yes.

Langkah #5: Klik Scan and repair drive.

Langkah #6: Tunggu beberapa saat sampai proses scanning selesai.

Langkah #7: Setelah selesai, cabut flashdisk dan coba colokkan lagi ke laptop.

5. Update Driver Flashdisk

Terkadang komputer jadi tidak bisa membaca flashdisk karena driver dari flashdisk tersebut belum di-update ke yang terbaru. Untuk melakukan update driver flashdisk, ikuti langkah-langkah berikut ini.

Langkah #1: Tekan kombinasi tombol Windows + X pada keyboard.

Langkah #2: Pilih opsi Device Manager.

Langkah #3: Pada jendela Device Manager, cari dan klik tanda panah Disk Drives dari daftar menu yang ada.

Langkah #4: Kemudian cari dan klik kanan pada nama flashdisk Anda, lalu pilih Update Driver.

Langkah #5: Jika driver flashdisk yang baru ditemukan, maka PC akan mengunduhnya secara otomatis.

Langkah #6: Restart Windows.

Metode yang keempat ini patut Anda coba karena merupakan salah satu cara memperbaiki flashdisk yang tidak terbaca tanpa harus memformatnya. Sehingga resiko data hilang dan terhapus bisa lebih diminimalisir.

6. Instal Ulang Flashdisk

Jika Anda sudah mencoba cara update driver flashdisk di atas tapi tidak berhasil, maka cara selanjutnya adalah dengan meng-uninstall perangkat flashdisk dari laptop Anda atau dengan kata lain instal ulang flashdisk-nya. Berikut caranya.

Langkah #1: Pastikan flashdisk sudah dicabut dari laptop.

Langkah #2: Tekan kombinasi tombol keyboard Windows + X dan pilih menu Device Manager.

Langkah #3: Klik tanda panah pada menu Disk Drives.

Langkah #4: Cari dan klik kanan pada nama perangkat flashdisk Anda, lalu klik Uninstall Device.

Langkah #5: Setelah proses pencopotan selesai, restart laptop.

Langkah #6: Coba masukkan lagi flashdisk-nya.

7. Instal Ulang Driver USB

Jika cara update dan instal ulang driver flashdisk di atas masih tidak mempan, mari coba cara selanjutnya yaitu dengan instal ulang driver USB.

Caranya kurang lebih sama seperti cara sebelumnya, yaitu dengan meng-uninstall driver USB kemudian coba mencolokkan flashdisk lagi ke port USB. Langsung saja, simak langkah-langkahnya berikut ini.

  1. Tekan kombinasi tombol keyboard Windows + X dan pilih menu Device Manager.
  2. Klik tanda panah yang ada di samping Universal Serial Bus Controllers.
  3. Kemudian cek USB Mass Storage Device. Apabila muncul tanda peringatan berwarna kuning, maka terdapat masalah pada driver USB tersebut.
  4. Lanjut klik kanan pada USB Mass Storage Device yang memiliki tanda peringatan kuning dan klik tombol Uninstall device. Jika muncul pop-up peringatan, konfirmasi dengan memmilih Uninstall.
  5. Restart komputer dan coba colokkan flashdisk lagi.

8. Update Windows

Meskipun kasus flashdisk tidak terbaca karena Windows belum di-update terbilang jarang, tapi tidak menutup kemungkinan hal ini bisa saja terjadi. Jika cara update driver flashdisk dan USB masih belum berhasil, maka Anda bisa mencoba untuk meng-update Windows secara keseluruhan.

Mungkin Windows memerlukan file atau pengaturan penting yang belum diperbaharui sehingga menyebabkannya tidak dapat membaca flashdisk. Cara update Windows adalah sebagai berikut.

Langkah #1: Pastikan PC terhubung dengan koneksi internet yang lancar.

Langkah #2: Buka Settings > Update & Security.

Langkah #3: Klik tombol Check for updates.

Langkah #4: Tunggu sampai proses update selesai. Setelah selesai, coba lagi untuk mencolokkan flashdisk.

9. Format Flashdisk dengan CMD

Jika Anda sudah melakukan semua cara-cara sebelumnya tetapi flashdisk masih tidak terbaca, maka sekarang sudah saatnya Anda menggunakan cara format flashdisk.

Namun, sebelum melanjutkan cara ini pastikan Anda sudah tahu dan paham akan resikonya. Memformat flashdisk akan menghapus seluruh data yang ada di dalamnya. Jadi, pastikan Anda sudah rela untuk kehilangan seluruh data dan file yang ada di dalam flashdisk tersebut.

Walau terbilang ekstrem, tetapi metode format ini merupakan yang paling efektif. Karena bisa saja virus dan malware berbahaya sudah bersarang di flashdisk Anda yang membuatnya tidak lagi terbaca baik di PC maupun laptop.

Lantas, bagaimana cara memformat flashdisk yang tidak terbaca? Salah satu caranya adalah dengan menggunakan Command Prompt (CMD). Silakan ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

Langkah #1: Pertama-tama, masukkan flashdisk ke colokan USB yang ada di laptop.

Langkah #2: Buka Command Prompt dengan cara mengetikkan cmd pada kotak pencarian dan pilih pada hasil pencarian paling atas yaitu aplikasi Command Prompt.

Langkah #3: Selanjutnya ketik perintah FORMAT F: /FS:FAT. Sesuaikan F dengan lokasi flashdisk Anda masing-masing. Karena bisa saja lokasi flashdisk Anda berada pada partisi drive yang berbeda, misalnya E, G, atau bahkan H.

Langkah #4: Tekan tombol Enter pada keyboard. Tunggu sampai proses format selesai

Langkah #5: Cabut flashdisk, restart laptop, dan masukkan lagi flashdisk-nya.

10. Format Flashdisk dengan Disk Management

Dan cara mengatasi flashdisk tidak terbaca yang terakhir adalah dengan melakukan format menggunakan disk management. Cara kerjanya kurang lebih sama seperti memformat dengan CMD di atas, tetapi kali ini menggunakan fitur dari Disk Management.

Berikut di bawah ini langkah-langkahnya.

Langkah #1: Sambungkan flashdisk dengan PC atau laptop.

Langkah #2: Tekan kombinasi tombol Windows + X pada keyboard dan pilih menu Disk Management.

Langkah #3: Pada jendela Disk Management yang muncul, akan ditampilkan informasi lengkap terkait semua partisi yang ada pada PC Anda, termasuk flashdisk. Pilih partisi flashdisk. Pada langkah ini, harap berhati-hati dan pastikan Anda memilih partisi flashdisk, bukan hardisk. Karena jika salah pilih, maka bisa-bisa Anda malah memformat partisi hardisk, bukan flashdisk.

Langkah #4: Setelah yakin dengan lokasi partisi flashdisk, klik kanan pada partisi flashdisk dan pilih Format…

Langkah #5: Akan muncul peringatan konfirmasi, klik saja tombol Yes.

Langkah #6: Tunggu hingga proses penghapusan data dan fomat selesai.

Langkah #7: Copot flashdisk, restart PC, dan coba sambungkan lagi flashdisk-nya.


Itulah beberapa cara mengatasi flashdisk yang tidak terbaca dan juga penyebabnya. Silahkan coba salah satu atau semua cara di atas dan semoga setelah mengikutinya, flashdisk Anda bisa terbaca lagi di PC/laptop.

Apabila Anda mengetahui cara lainnya, jangan sungkan untuk memberitahukannya melalui kolom komentar di bawah, ya!

Tinggalkan komentar